Showing posts with label Cegah Kanker. Show all posts
Showing posts with label Cegah Kanker. Show all posts

Saturday, July 1, 2017

Cegah Kanker Jangan Tunggu Usia 40 Tahun


Tahukah Anda, kanker yang diketahui dini memiliki kesempatan ditangani dengan baik 30 persen lebih tinggi. Itulah pentingnya mencegah kanker dengan pola hidup sehat dan pemeriksaan kesehatan rutin.

Seperti disampaikan Direktur Utama RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, Dr. dr. Czeresna Heriawan Soejono, SpPD-K.Ger, MEpid, FACP, FINASIM., bahwa ada banyak kebiasaan buruk masyarakat Indonesia yang kerapkali diabaikan sehingga berujung pada penyakit di usia 40 tahun-an.

"Terlepas Anda memiliki penyakit kanker atau tidak, kalau sudah 40 tahun, periksakan diri. Lakukan mamografi. Bila sudah menikah, lakukan pemeriksaan rutin pap smear atau Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Jangan kebanyakan mikir. Kalau dipikir terus dan kebiasaan buruk seperti merokok tetap dilakukan, efek akumulasi penyakit akan lebih tinggi," kata Heriawan saat temu media jelang Peringatan Hari Kanker Sedunia di RS Cipto Mangunkusumo, Selasa (3/2/2015).

Seperti halnya kebiasaan sepele lain semisal malas gosok gigi atau cuci tangan, kata Heriawan, penyakit kanker itu termasuk efek akumulasi penyakit yang tidak pernah kita tahu penyebabnya. Namun dengan pola hidup sehat seperti menambah konsumsi buah dan sayur, bisa sedikit mencegahnya.

"Dibandingkan Anda takut dan 10 tahun lagi terjadi hal yang menakutkan, apa salahnya mengubah perilaku menjadi lebih sehat. Banyak orang bilang, merokok tidak membuat orang meninggal. Tapi bisa Anda bayangkan, generasi muda 20 tahun kedepan? Ketika penyakit baru bermunculan, mereka akan kehilangan daya," jelasnya.

Dan yang terpenting, lanjut Heriawan, jangan menganggap terkena kanker kemudian kita tidak bisa berbuat apa-apa. "Kanker itu bukan sesuatu di luar kemampuan kita. Banyak yang bisa kita lakukan untuk menanggulangi kanker. Kalau saja masyarakat Indonesia bersedia melakukan upaya promotif dan preventif maka kanker bisa dicegah dan diatasi."

Thursday, June 22, 2017

Cegah Kanker Serviks Sejak Usia 10 Tahun


Human Papilloma Virus (HPV) adalah sebuah virus yang bisa menular secara langsung baik lewat  hubungan seksual dan nonseksual. Salah satu penyakit mengerikan yang disebabkan oleh HPV tipe 16 dan 18 adalah kanker serviks (leher rahim) pada perempuan. Namun untungnya, risiko terkena kanker serviks bisa dikurangi dengan upaya vaksinasi pada anak perempuan sejak usia 10 tahun.

“Menurut WHO, vaksinasi HPV merupakan pencegahan utama terjadinya penyakit terkait HPV seperti kanker serviks. Vaksinasi ini diperlukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh ”ujar dokter Andi Darma Putra, SpOG (K) Onk pada kesempatan seminar tentang HPV di Jakarta pada Selasa (14/10/2014).

“Vaksinasi HPV efektif hampir seratus persen, sekitar 98 persen, pada HPV tipe 16 dan 18 yang menyebabkan kanker serviks,” terang dokter yang akraba disapa ADP ini.  

Menurut Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia (HOGI) vaksinasi HPV akan efektif sejak dini, dimulai dari usia sekitar 9 hingga 10 tahun. Sejak usia ini, semakin efektif untuk cegah hadirnya kanker serviks pada perempuan menurut Staf Pengajar Obstetri dan Ginekologi di FKUI- RSCM ini.

Bagi Anda yang tak lagi anak-anak dan belum berhubungan seksual dianjurkan untuk mendapatkan vaksin HPV. Meski sudah lakukan vaksinasi risiko terkena kanker serviks sangat rendah bukan berarti saat sudah menikah tak melakukan skrining vagina atau pap smear. “Pap smear tetap dilakukan setahun sekali untuk memonitor adakah lesi prekanker di dalam vagina,” terang dokter ADP.

Berdasarkan data WHO tahun 2012 setiap dua menit seorang wanita meninggal karena kanker serviks. Di Indonesia sendiri, menurut pada 2012 sekitar 20.928 wanita terdiagonosis dengan kanker rahim yang meninggal 9.498 jiwa menurut data WHO GLOBOCON 2012.

Jadi, tak ada salahnya bukan mencegah terjadinya kanker serviks dengan vaksinasi sejak anak-anak.