Showing posts with label Piton 4 meter. Show all posts
Showing posts with label Piton 4 meter. Show all posts

Thursday, March 30, 2017

Piton 4 meter bisa makan manusia, ini penjelasan ahli ular


Salibiro Akbar (25) warga Desa Salubiro, Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat tewas dan ditemukan di dalam perut ular piton. Kondisi korban terlihat masih utuh namun sudah tak bernyawa. Baca di sini: Petani sawit ditelan ular piton 4 meter.

Salibiro Akbar (25) warga Desa Salubiro, Kabupaten Mamuju Tengah Provinsi Sulawesi Barat tewas dan ditemukan di dalam perut ular piton. Kondisi korban terlihat masih utuh namun sudah tak bernyawa. Baca di sini: Petani sawit ditelan ular piton 4 meter.


Bagaimana caranya ular sepanjang empat meter bisa memakan manusia? 



Ketua Yayasan SIOUX Ular Indonesia, Aji Rachmat Purwanto menyampaikan analisanya. Diperkirakan saat itu ular Phyton reticulatus tersebut sedang berburu mangsa dan sangat kelaparan. 



"Jika tidak sedang berburu atau kelaparan, korban hanya akan disakiti atau dibunuh lalu ditinggal oleh ular," kata Aji, Rabu (29/3).



Makanan ular adalah hewan atau makhluk lain yang lewat di area berburunya. Ular tidak bisa membedakan jenis makanan di alam. Yang terdekat dari areanyalah yang akan diburu dan dimakan.



Melihat kondisi korban diperkirakan ular piton itu menggigit terlebih dulu salah satu bagian tubuh korban untuk kuncian lalu membelit. Perlu cek visum lebih detil titik mana yang digigit pertama kali oleh ular. Namun sementara Aji menduga kemungkinan serangan pertama terjadi di kepala, jika posisi ular menggantung di atas pohon. 



"Jika kepala ada luka, maka gigitan dan belitan akan langsung kena leher korban. Dan ini fatal. Atau jika gigitan di kaki saat posisi ular ada di tanah, maka setelah menggigit, kaki korban akan dibelit dan terkunci. korban tidak akan bisa lari dan cari bantuan," beber Aji.



Belitan ular piton semakin kencang jika korbannya bergerak dan berusaha melepas. Persis seperti ikatan tali yang kencang. Setiap sisik tubuh ular merasakan detak jantung dan napas korban. Jika korban masih bernapas maka belitan akan semakin dikencangkan. Hingga korban meninggal atau tidak bernapas.



"Sifat ular Phyton tidak makan korban yang masih hidup atau bernapas. Setelah dipastikan korban berhenti bernapas, gigitan akan dilepaskan, namun badan korban akan tetap dibelit," katanya.



Selanjutnya, kepala ular akan mencari arah kepala atau ujung badan mangsanya sebagai awalan proses menelan korban. Ular piton sanggup memakan mangsa yang ukurannya 10 kali lipat besar kepalanya. 



"Ular panjang 4 meter akan sangat mudah menelan korban dengan panjang hingga dua meter. Ular menelan mangsanya perlahan lahan. Jika ukuran manusia dewasa, diperkirakan membutuhkan waktu 4-5 jam hingga semua tubuhnya masuk ke dalam perut ular," kata Aji.



Setelah itu, bisanya ular akan diam kelelahan menelan setelah berhasil makan mangsa yang ukurannya jauh lebih besar dari badannya. Kemungkinan saat itulah warga memergoki ular dengan perut besar berisi jenazah Akbar. 



"Jangan dilupakan, ular makan manusia karena di habitatnya (mungkin) sudah tidak tersedia satwa besar lain untuk memenuhi kebutuhan si ular. Ular adalah predator alami satwa yang menjadi perusak atau hama bagi manusia. Menjaga keseimbangan populasi ular bisa menyelamatkan kebutuhan manusia di masa mendatang," tutup Aji. [ian]

Wednesday, March 29, 2017

Foto Foto Ini Perlihatkan Jika di Indonesia Merupakan Sarangnya Ular Ular Besar yang Mengerikan

Ular piton yang menelan seorang warga Mamuju, Sulawesi Barat, bernama Muhammad Akbar pada Senin (27/3/2017) merupakan kasus pertama dalam sejarah Tanah Air.

Pria yang berprofesi sebagai petani kebun kelapa sawit itu ditemukan oleh warga di kebun miliknya setelah dikabarkan menghilang. Warga yang memutuskan mencari Akbar saat itu tiba-tiba melihat seekor ular piton yang terlihat seperti baru memangsa benda besar.
Warga yang menaruh rasa curiga lantas bersepakat untuk membelah perut ular piton dengan panjang 7,1 meter tersebut.

Ketika dibelah, warga pun terkejut saat melihat tubuh Akbar yang sudah terbujur kaku.
Kasus kematian Akbar yang ditelan oleh ular piton ini sontak menggemparkan Tanah Air, bahkan dunia.

Terkait kasus ini, banyak yang menduga bahwa Indonesia adalah tempat bersarangnya ular-ular raksasa. Mengingat lagi hutan Indonesia yang sangat luas. Terlebih lagi beredarnya cerita rakyat mengenai ular raksasa yang sering memangsa manusia dan hewan-hewan ternak.

Percaya atau tidak, berikut beberapa foto yang membuktikan kalau Indonesia memang jadi tempat bersarangnya ular raksasa yang dihimpun dari Wow Menariknya, Sabtu (1/4).

Ular Seberat 150 Kg Di Sulawesi Tenggara

Masih dari wilayah Sulawesi, tepatnya di Kendari, Sulawesi Tenggara. Jauh sebelum kasus Akbar, Sulawesi rupanya sudah pernah menemukan ular piton yang jauh lebih besar dari ular piton yang memangsa Akbar.

Hewan reptile tersebut ditemukan oleh warga di sebuah objek wisata Taman Hutan Raya Boreham. Tak main-main, beratnya mencapai 15o kilogram.

Ular Raksasa Tertangkap Foto Udara saat Sedang Berenang

Pada 11 Februari 2009, sebuah helikopter berhasil mengambil gambar seekor ular besar sedang berenang di Sungai Baleh, Sibu, Serawak, bagian utara Kalimantan yang termasuk wilayah Malaysia.

Ular raksasa tersebut diperkirakan memiliki panjang 100 kaki atau 33 meter.